Resmi Dilantik, PNS Formasi 2024 Kemenag Asahan Ikuti Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Secara Daring
sumpah jabatan
Loading...
Kisaran
(Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat
Koordinasi (Rakor) Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Asahan. Kegiatan yang
berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di HM Cafe, Kecamatan Aek Songsongan,
Kabupaten Asahan, Senin (22/06/2026).
Rapat
koordinasi ini digelar dalam rangka mengevaluasi kinerja sekaligus
menyelaraskan program kerja para penyuluh agama di lapangan. Kehadiran Kakankemenag
Asahan ini memberikan motivasi dan energi baru bagi para penyuluh yang menjadi
ujung tombak kementerian dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan
pembangunan kepada masyarakat.
Dalam
bimbingan dan arahannya, Kakankemenag Asahan yang didampingi Kasi Bimas Islam
Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri di
era digital saat ini. Beliau mengimbau seluruh penyuluh untuk terus mengasah
kemampuan teknis, terutama yang berkaitan dengan kedisiplinan administratif.
Menurutnya, berbicara tentang penyuluh modern tidak lepas dari tuntutan untuk
meningkatkan kompetensi, salah satunya dalam bentuk penyusunan laporan kinerja
yang akuntabel, transparan, dan tepat waktu.
Lebih
lanjut, Abdul Manan juga mengingatkan bahwa rakor ini bukan sekadar ajang
silaturahmi, melainkan momentum untuk mempertegas Tugas Pokok dan Fungsi
(Tupoksi) di wilayah kerja masing-masing. Beliau menginstruksikan para penyuluh
untuk fokus pada satu gerakan nyata, yakni pembenahan kepengurusan Badan
Kesejahteraan Masjid (BKM) di lingkungan mereka. Penyuluh diminta memastikan legalitas
Surat Keputusan (SK) kepengurusan masjid, ketersediaan imam tetap, serta
manajemen kemakmuran masjid yang terstruktur.
"Disamping
kita ingin mengetahui tupoksi kita di lapangan di daerah masing-masing,
fokuskan juga pada satu kegiatan nyata seperti kepengurusan BKM masjid yang ada
di lingkungan kerja kita. Pastikan adakah SK-nya, adakan imamnya, dan lengkapi
administrasi lainnya," tegas Abdul Manan di hadapan seluruh peserta rakor.
Tidak
hanya fokus pada manajemen masjid, perhatian Kakankemenag juga tertuju pada
penguatan peran sosial keagamaan, seperti para petugas bilal jenazah. Beliau
meminta para penyuluh untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat
luas mengenai pentingnya menghargai profesi mulia ini. Diharapkan melalui edukasi
tersebut, pihak keluarga yang tertimpa musibah dapat memberikan apresiasi serta
penghormatan yang layak atas dedikasi para bilal mayit.
Menutup
arahannya, Kakankemenag Asahan memberikan instruksi khusus terkait pembinaan
generasi Qurani di wilayah Asahan. Beliau meminta para penyuluh untuk aktif
bergerak mendata para qari dan qariah (pembaca Al-Qur'an) potensial yang
memiliki kemampuan tilawah di wilayahnya masing-masing. Setelah dilakukan
pendataan, para penyuluh diharapkan segera menginisiasi dan menghidupkan
kembali kegiatan atau majelis tilawah Al-Qur'an sebagai wadah syiar Islam di
lingkungan kerja mereka. (FR)
sumpah jabatan
sertifikat tanah rumah ibadah
rakor PAI se Kabupaten Asahan