Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Teladan Nyata di MIN 3 Asahan: Guru Turun Tangan Bersihkan Perkarangan Madrasah

tampak guru dan siswa membersihkan halaman madrasah dari sampah dedaunan

Pulau Rakyat (Humas) – Guru dan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan bekerjasama menyapu membersihkan halaman madrasah dari sampah dedaunan. Aktivitas ini bukan sekadar inisiatif spontan, melainkan bagian integral dari sistem piket kebersihan yang telah lama diterapkan oleh pihak madrasah. Tujuannya jelas, untuk menanamkan nilai-nilai luhur tentang kebersihan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa. Konsep ini mengajarkan bahwa menjaga kebersihan bukanlah tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. (20/06/2025)

Dua sosok guru yang paling berperan dalam kegiatan piket hari ini adalah Siti Munawarah, S.Pd., dan Sri Ivo Lestari, S.Pd.I. Keduanya tidak hanya memberikan instruksi atau mengawasi dari jauh, melainkan secara aktif mengambil bagian dalam proses pembersihan. Dengan menggunakan sapu lidi, mereka terlihat bersama para siswa, bahu membahu menyapu, mengumpulkan sampah, dan memastikan setiap sudut halaman bersih.

Kehadiran guru-guru di tengah-tengah siswa saat membersihkan halaman menciptakan suasana yang lebih akrab dan mendidik. Para siswa terlihat lebih bersemangat dan termotivasi ketika melihat guru-guru mereka ikut turun tangan. Interaksi yang terjadi selama kegiatan ini, menjadi momen berharga untuk membangun kedekatan antara guru dan siswa di luar jam pelajaran formal.

Sri Ivo Lestari, S.Pd.I., salah seorang guru yang terlibat langsung dalam kegiatan ini, menunjukkan rasa kegembiraannya. “Rasanya senang sekali bisa ikut membersihkan halaman bersama anak-anak. Ini bukan hanya soal membersihkan, tapi juga membangun kebersamaan dan memberikan contoh langsung kepada mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan semangat pengabdian dan kepeduliannya terhadap pembentukan karakter siswa.

Keikutsertaan aktif para guru dalam tugas piket ini mendapat respon positif dari Kepala Madrasah, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M. Tohir menekankan bahwa tugas piket ini memang merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab guru, yaitu mengawasi kebersihan setiap harinya. Namun, apa yang ditunjukkan oleh para guru hari ini jauh melampaui batasan tugas formal tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kerendahan hati para guru yang tidak hanya memantau, tetapi juga ikut terjun langsung membantu siswa menyapu halaman madrasah,” katanya.

Tohiruddin melanjutkan bahwa sikap ini menunjukkan dedikasi yang luar biasa dari para pendidik di MIN 3 Asahan. Kerendahan hati guru-guru untuk ikut ambil andil bersama siswa merupakan cerminan dari komitmen mereka terhadap pendidikan seutuhnya.

Lebih lanjut, Tohiruddin Hasibuan menjelaskan bahwa tindakan para guru ini merupakan teladan yang sangat efektif bagi para siswa.

“Ini menunjukkan dedikasi dan komitmen mereka terhadap kebersihan dan pendidikan karakter siswa. Dengan melihat langsung guru-guru mereka turun tangan secara langsung menyapu halaman madrasah, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk peduli terhadap lingkungan madrasah, karena pembelajaran terbaik adalah melalui contoh nyata.” Terangnya.

Tohiruddin menambahkan, bahwa filosofi di balik keterlibatan guru secara langsung dalam kegiatan piket ini adalah untuk memberikan sinyal bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

“Ketika para siswa melihat bahwa guru-guru mereka, yang memiliki posisi yang lebih tinggi, tidak ragu untuk ikut membersihkan, hal itu akan menumbuhkan rasa hormat dan tanggung jawab yang lebih dalam pada diri siswa. Mereka akan memahami bahwa kebersihan bukanlah beban, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan madrasah”. Jelas Tohir dengan rasa bangga (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post