Supervisi Pembelajaran dengan Media Infokus untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik
Kisaran (Humas) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan proses belajar mengajar yang aktif, kreatif, serta menyenangkan...
Loading...
Kisaran (Humas) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan proses belajar mengajar yang aktif, kreatif, serta menyenangkan, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., M.M., bersama Ibu Maysarah, S.Pd., melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran dengan memanfaatkan media infokus. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendorong terciptanya pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik. Sabtu (17/10/2026)
Pelaksanaan supervisi ini bertujuan untuk memantau sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan tersebut, kepala madrasah bersama guru dapat melihat secara langsung bagaimana strategi pembelajaran diterapkan, bagaimana media pembelajaran dimanfaatkan, serta sejauh mana keterlibatan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Penggunaan media infokus menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Dengan bantuan perangkat tersebut, guru dapat menampilkan materi pelajaran melalui presentasi, gambar, maupun bahan visual lainnya sehingga informasi lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Penyajian materi secara visual juga diharapkan dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan rasa ingin tahu siswa selama pembelajaran berlangsung.
Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., M.M., menaruh perhatian besar terhadap pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran. Supervisi tidak hanya menjadi sarana untuk melakukan pengamatan dan evaluasi, tetapi juga merupakan bentuk pembinaan bagi guru agar terus meningkatkan kompetensi serta mengembangkan metode mengajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Bersama Ibu Maysarah, S.Pd., pelaksanaan supervisi dilakukan dengan memperhatikan penggunaan media infokus sebagai pendukung pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu menciptakan interaksi yang lebih baik antara guru dan murid. Murid didorong untuk tidak sekadar memperhatikan materi yang ditampilkan, tetapi juga aktif bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembelajaran.
Keaktifan murid merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna. Ketika peserta didik terlibat secara langsung dalam proses belajar, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk memahami materi, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan membangun rasa percaya diri. Oleh karena itu, penggunaan media infokus perlu dipadukan dengan metode pembelajaran yang interaktif agar murid tetap menjadi bagian utama dalam kegiatan belajar mengajar.
Dalam pelaksanaannya, guru memiliki peran penting dalam mengarahkan penggunaan media infokus agar tidak hanya menjadi alat untuk menampilkan materi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan interaksi di dalam kelas. Guru diharapkan mampu mengajak siswa berdiskusi, memberikan pertanyaan pemantik, serta menghadirkan aktivitas yang mendorong seluruh peserta didik untuk berpartisipasi aktif.
Melalui kegiatan supervisi ini, guru juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Berbagai aspek, mulai dari perencanaan, penyampaian materi, penggunaan media, hingga pengelolaan kelas, menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran. Masukan dan evaluasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi guru untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik.
Kegiatan supervisi pembelajaran ini sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan dunia pendidikan. Di tengah kemajuan zaman, guru dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai inovasi pembelajaran agar materi yang disampaikan semakin menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Dengan terlaksananya supervisi ini, MIN 10 Asahan terus berupaya membangun lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan mendorong murid untuk berkembang secara optimal. Penggunaan media infokus diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung dalam meningkatkan semangat belajar, memperkuat pemahaman materi, serta menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis.
Melalui arahan dan pembinaan dari Kepala Madrasah Sartiji, S.Pd.I., M.M., bersama Ibu Maysarah, S.Pd., kegiatan supervisi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di MIN 10 Asahan.
MIN 10 Asahan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan teknologi secara tepat, dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk aktif, kreatif, serta berprestasi. Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, madrasah terus melangkah menuju pendidikan yang berkualitas demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(na)
Kisaran (Humas) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan proses belajar mengajar yang aktif, kreatif, serta menyenangkan...
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengembangkan kreativitas peserta didik sejak dini, siswa kelas 1C MIN 10 Asahan melaks...
Kisaran (Humas) . Kepala Madrasah (Kamad) MIN 10 Asahan memberikan apresiasi kepada siswa kelas 1 yang berhasil meraih juara dalam lomba men...