Siswa Kelas III A MIN 3 Asahan Eksplorasi Bentang Alam dengan Metode Deep Learning
Pulau Rakyat (Humas) - Sebanyak 28 siswa kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti pembelajaran materi Ragam Bentang A...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) - Sebanyak 28 siswa kelas III A Madrasah
Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti pembelajaran materi Ragam Bentang
Alam dengan metode diskusi kelompok berbasis deep learning pada Rabu pagi
(07/05). Kegiatan belajar dilaksanakan di lokasi belajar sementara karena
gedung madrasah sedang dalam proses renovasi. Tujuan pembelajaran ini
diterapkan untuk menciptakan pemahaman sains yang lebih mendalam dan bermakna
melalui pendekatan partisipatif yang mendorong siswa berpikir kritis serta
aktif memecahkan masalah.
Berdasarkan pantauan Tim Humas MIN 3 Asahan, Guru Kelas III
A, Sri Ivo Lestari, memulai kegiatan dengan permainan tebak-tebakan dan
pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu siswa. Salah satu persoalan
yang dibahas adalah penyebab air sungai menjadi keruh. Dari pertanyaan
tersebut, siswa diajak menganalisis keterkaitan antara bentang alam dan kondisi
lingkungan sekitar. Dalam proses belajar, siswa dibagi ke dalam kelompok
heterogen agar dapat saling bertukar pendapat dan belajar melalui tutor sebaya.
Metode ini membuat siswa tidak hanya menghafal nama-nama bentang alam, tetapi
juga memahami proses terbentuknya gunung, sungai, dan berbagai fenomena alam
lainnya.
Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd.,
menyampaikan dukungannya terhadap penerapan metode deep learning di lingkungan
madrasah. Menurutnya, inovasi pembelajaran harus terus dilakukan demi membangun
kemampuan berpikir siswa sejak usia dini.
“Kami ingin siswa tidak hanya sekadar menghafal definisi,
tetapi benar-benar memahami proses alam secara mendalam. Semangat inovasi tidak
boleh luntur meskipun pembelajaran sementara dilakukan di ruang belajar
darurat,” ujarnya dilokasi berbeda.
Selama diskusi berlangsung, guru berperan sebagai
pendamping yang memberikan pertanyaan pemantik tanpa langsung memberikan
jawaban. Siswa didorong untuk menemukan konsep secara mandiri, menyampaikan
pendapat, serta mempertahankan argumen berdasarkan hasil pengamatan dan data
sederhana.
Salah satu siswa, Lashira Ghassani, tampak aktif mengikuti
jalannya diskusi bersama kelompoknya. Dengan penuh semangat, ia menyampaikan
pendapat dan menjawab pertanyaan yang diberikan guru maupun teman-temannya.
Lashira mengaku lebih mudah memahami materi melalui kegiatan diskusi karena
dapat saling bertukar penjelasan dengan teman sebaya.
“Kalau dijelaskan teman, kadang lebih mudah dipahami
daripada hanya membaca buku. Saat diskusi kami bisa saling bertanya dan memberi
contoh, jadi pelajarannya terasa lebih seru dan tidak membosankan. Saya juga
jadi lebih berani menyampaikan pendapat di depan teman-teman,” ungkap Lashira
Ghassani dengan penuh semangat.
Dikesempatan itu juga, Sri Ivo Lestari, menyampaikan bahwa
metode deep learning tidak hanya membantu siswa memahami materi dengan lebih
baik, tetapi juga memperkuat daya ingat karena siswa terlibat langsung dalam
proses menemukan konsep pembelajaran. Menurutnya, kegiatan presentasi hasil
diskusi antarkelompok yang berlangsung aktif dan penuh semangat menjadi bukti
bahwa siswa mampu berpikir kritis dan percaya diri dalam menyampaikan pendapat.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sri Ivo Lestari juga
menegaskan bahwa penilaian pembelajaran tidak lagi berfokus pada ujian tulis
semata, melainkan mencakup kemampuan berpikir logis, kerja sama tim, serta
keberanian siswa dalam berdiskusi.
“Melalui metode ini, kami berharap dapat membentuk generasi
yang kritis, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sejak usia dasar,” ujar
wanita lulusan CPNS tahun 2019 tersebut. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) - Sebanyak 28 siswa kelas III A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti pembelajaran materi Ragam Bentang A...
Pulau Rakyat (Humas) – Siswa kelas 1A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti kegiatan pembelajaran tematik tentang konsep letak...
Pulau Rakyat (Humas) - Siswa kelas 4 B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan melaksanakan kegiatan literasi membaca secara rutin di ling...