Loading...

  • Rabu, 20 Mei 2026

Sambut Harlah Ke-3, IPARI Asahan Gelar Rapat Matangkan Aksi Ekoteologi Pelestarian Mangrove

Bimbingan Penyuluhan Rapat Koordinasi Penguatan Kegiatan Harlah IPARI Ke 3

Kisaran (Humas) – Pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi intensif di Ruang Konsultasi dan Inspirasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan pada Rabu (20/5/2026). Rapat ini dilaksanakan dalam rangka mematangkan persiapan perayaan Hari Lahir (Harlah) IPARI ke-3 Tahun 2026.


Berbeda dari perayaan biasa, Harlah tahun ini akan diisi dengan aksi nyata kepedulian lingkungan melalui Gerakan Ekoteologi (Pelestarian Mangrove). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Dusun IX, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.

Ketua IPARI Kabupaten Asahan, Raja Dedi Hermansyah, menjelaskan bahwa Program Ekoteologi ini merupakan bentuk pengejawantahan nilai-nilai agama dalam menjaga dan melestarikan alam.


"Melalui gerakan ini, kita ingin menunjukkan bahwa penyuluh agama tidak hanya bergerak di bidang bimbingan rohani, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian bumi, salah satunya lewat penanaman mangrove," ujarnya.


Teknis Keberangkatan dan Rute Kegiatan


Berdasarkan hasil keputusan rapat, berikut adalah teknis pelaksanaan untuk seluruh peserta aksi pada hari Senin mendatang:


Waktu & Agenda: Berkumpul pukul 07.30 WIB untuk melaksanakan Apel Keberangkatan.


Perjalanan: Dilakukan secara konvoi bersama menggunakan sepeda motor (touring).


Pakaian: Menggunakan pakaian olahraga dan usahakan membawa atau mengenakan sepatu bot pelindung.


Rute Perjalanan: Titik kumpul awal → Kantor Camat Kecamatan Silau Laut (istirahat sejenak) → Lokasi penanaman di Hutan Mangrove Desa Silo Baru.


Sinergi Lintas Agama Kuatkan Semangat Sukses


Rapat ini juga menjadi momentum hangat yang menunjukkan kerukunan dan kekompakan antarumat beragama di Kabupaten Asahan. Kehadiran para tokoh penyuluh lintas agama turut menguatkan optimisme dan semangat kesuksesan Harlah IPARI ke-3 ini.


Tampak hadir memberikan dukungan penuh di antaranya:


H. Zulhaidir Pinayungan (Ketua Pokjaluh Islam)


Ando Sitindaon (Pengurus Pokjaluh Kristen)


Perwakilan Pengurus Pokjaluh Katolik


Serta para Penyuluh Agama Islam fungsional seperti Makmur Hasibuan, Imron Rosyadi, dan Hasliza Lubis.


Dengan adanya sinergi yang kuat dari seluruh elemen penyuluh agama, Gerakan Ekoteologi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan pesisir Asahan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menjaga ekosistem alam. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post