Loading...

  • Selasa, 25 Agustus 2026

Penyuluh Agama Katolik Menjelaskan tentang Hati yang Tergerak oleh Belas Kasihan

Penyuluh bersama remaja Katolik

Asahan (Humas BimKat). Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja melaksanakan penyuluhan kepada kelompok remaja Katolik di UPTD SMP Negeri 3 Simpang Empat, Desa Sungai Lama pada Selasa, 16 September 2025. Wawan melakukan penyuluhan dengan tema Hati yang Tergerak oleh Belas Kasihan dari Tim. 3:1-13 dan Lukas 7:11-17. Wawan ingin para remaja bisa empati terhadap situasi dan kondisi di sekitar.

 

Paulus menguraikan kriteria bagi pemimpin Gereja. Mereka dipanggil untuk hidup dengan integritas, bijaksana, setia, dan mampu memimpin keluarganya dengan baik. Mereka perlu memberi teladan dalam iman dam karakter agar dapat melayani sesama dengan pantas.

 

“Hari ini, kita memperingati Santo Kornelius, Paus dan Martir dan Santo Siprianus, Uskup dan Martir. Mereka melayani Gereja di masa yang penuh gejolak. Mereka menghadapi penganiayaan berat dari negara dan memimpin umat Allah melewati penderitaan itu melalui perkataan dan teladan. Mereja dengan gigih mendukung persatuan Gereja, berbelas kasih kepada para pendosa, dan merupakan gembala sejati bagi kawanan domba mereka,” ujar Wawan.

 

Dalam Injil, kita akan melihat bahwa hati Yesus tergerak oleh belas kasih saat melihat janda kehilangan putranya. Ia membangkitkan anak itu, memberi harapan dan sukacita kepada janda itu. Mukjizat ini menunjukkan kuasa Yesus atas maut dan mengungkapkan hati-Nya yang penuh belas kasih.

 

Wawan menekankan kepada remaja Katolik bahwa dalam Yesus selalu ada pengharapan. Ia menunjukkan belas kasih-Nya dengan membangkitkan anak laki-laki janda di Nain. Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa Yesus hadir di saat-saat tergelap kita, membawa kehidupan dan penghiburan.

 

Di akhir penyuluhannya, Wawan berpesan, “Yesus adalah Tuhan yang tidak hanya melihat penderitaan kita, tetapi juga menemani kita kita serta mengubah penderitaan itu menjadi sukacita dan harapan. Maukah kita meletakkan harapan kita pada Yesus?” (AW) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post