Loading...

  • Selasa, 25 Agustus 2026

Penyuluh Agama Katolik: Maria, Bunda Belas Kasih

-

Asahan (Humas BimKat). Peran Maria dalam peristiwa Pesta Perkawinan di Kana (Yoh 2:1-11) mencerminkan Maria sebagai Bunda Belas Kasih yang dengan penuh perhatian memperhatikan orang lain. Ketika pasangan pengantin kehabisan anggur, Maria tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga bertindak sebagai pengantara yang membawa masalah itu kepada Yesus meskipun waktunya belum tiba. Dalam ajaran Gereja Katolik, Maria dipandang sebagai sosok yang penuh belas kasih, selalu siap menolong dan mengarahkan umat kepada Kristus.

 

Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja memberikan penyuluhan kepada Remaja Katolik di UPTD SMP Negeri 2 Pulau Rakyat Desa Padang Mahondang pada Jumat, 23 Mei 2025. Wawan memberi penyuluhan tentang Maria sebagai bunda yang berbelas kasih. Dasar biblis penyuluhan dari Yoh 2:1-11. Bunda Maria menunjukkan bahwa belas kasih sejati tidak hanya sekedar merasa tetapi juga bertindak untuk membawa penyelesaian bagi sesama dengan iman penuh kepada Yesus sebagai sumber segala rahmat.

 

Wawan menjelaskan, “Dokumen Lumen Gentium (LG) nomor 58 menegaskan bahwa Maria, sebagai Bunda Gereja, selalu berperan sebagai pendamping umat dalam perjalanan iman mereka, terutama melalui belas kasih dan perhatiannya. Dalam semangat bermisi bersama Maria, bunda harapan dalam tahun Yubelium, Gereja mengajak umat untuk meneladani sikap Maria yang penuh belas kasih dan peduli. Maria bukan hanya sebagai teladan dalam kehidupan rohani, tetapi juga sebagai pembimbing yang selalu mendampingi umat, mendoakan dan mendorong mereka untuk mewartakan kasih Kristus dalam setiap tindakan hidup.”


Dalam akhir penyuluhan, Wawan menegaskan, “Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan adalah cara kita mewartakan Kristus di dunia ini. Seperti Maria yang tidak hanya peduli, tetapi juga mengambil langkah konkret, kita diajak untuk menjadi alat kasih Tuhan yang aktif. Mari kita hidup dalam semangat belas kasih, membawa harapan dan kebaikan bagi sesama karena melalui tindakan kita, dunia ini bisa merasakan cinta Tuhan yang menyembuhkan dan menguatkan.” (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post