Kisaran (Humas). MAN Asahan kembali dipercaya oleh Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Asahan menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) untuk tingkat Madrasah Aliyah
sekabupaten Asahan Tahun 2025. Kegiatan ini digelar selama satu hari
dengan menempati ruang laboratorium komputer dan tiga ruang kelas,
Selasa (09/9/2025).
Kepala MAN Asahan Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si
mengungkapkan MAN Asahan selalu bersedia dan siap untuk menggelar
pelaksanaan kegiatan kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian
Agama Republik Indonesia yakni Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dan
berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik demi kesuksesan dan
kelancaran jalannya kegiatan kompetisi tersebut.
“Iya MAN Asahan
sering ditunjuk sebagai titik lokasi untuk berbagai kegiatan kompetisi
ataupun asesmen kompetensi lainnya yang diselenggarakan oleh Kementerian
Agama Republik Indonesia, jadi kami harus selalu siap untuk
menyukseskan kegiatan-kegiatan itu,” ungkap Elda Ayumi.
Dengan
mengandalkan tenaga para staf atau guru yang ahli dibidangnya, Elda
Ayumi berharap pelaksanaan OMI di MAN Asahan ini dapat berjalan dengan
lancar dan sukses sampai selesai. Di MAN Asahan, OMI ini diikuti
sebanyak 194 peserta dan dilaksanakan sebanyak 4 sesi, sesi I dimulai
pukul 07.30 – 09.30 WIB dengan mapel Matematika, sesi II dimulai pukul
10.00 – 12.00 WIB dengan mapel Geografi, sesi III dimulai pukul 13.00 –
15.00 WIB dengan mapel Ekonomi, Fisika dan sesi IV dimulai pukul 15.30 –
17.30 WIB dengan mapel Biologi, Kimia.
“Kami semua sudah
berusaha dan bekerja sebaik mungkin demi kelancaraan pelaksanaan OMI
ini, semoga tidak ada kendala berarti sampai selesai nantinya. Untuk
peserta dari MAN Asahan sendiri itu seluruhnya ada 18 peserta dan
masing-masing mapel diikuti sebanyak 3 orang,” ujarnya.
Pelaksanaan
OMI di titik lokasi MAN Asahan ini dibuka secara resmi oleh Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA didampingi
Kasi Pendidikan Madrasah Dr. Hj. Srie Muchlis, S.Sos, M.I.Kom. Dalam
pembukaan tersebut, Kakan Kemenag Asahan menyampaikan bahwa OMI ini
adalah ajang kompetisi sains dan riset tingkat nasional yang
diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dengan tujuan untuk
mengembangkan potensi peserta didik madrasah menjadi genersi cerdas,
berakhlak mulia dan berdaya saing globat yang berlandaskan nilai-nilai
keislaman.
“OMI merupakan penggabungan dari dua kompetisi
sebelumnya, yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young
Researcher Supercamp (MYRES) dan pertama kalinya digelar pada tahun 2025
ini,” ujar Kakan Kemenag Asahan.
Selanjutnya Kakan Kemenag
Asahan berharap, OMI ini dapat berjalan dengan sukses dan mendapatkan
hasil peserta kompetisi yang terbaik ditiap-tiap mapelnya untuk kemudian
dapat dikirim ke OMI tingkat provinsi yang akan datang. “Semoga
nantinya ada peserta dari Kabupaten Asahan yang bisa sampai ke tingkat
nasional,” harapnya.
Pelaksanaan OMI tingkat MA ini juga
berlangsung serentak dengan dua lokasi lainnya yaitu MAS Muhammadiyah
Sei Apung Jaya dan MTs Ismailiyah Aek Loba. (wd)