Loading...

  • Rabu, 22 April 2026

MIN 3 ASAHAN Gelar Upacara, Pembina Ajak Peserta Tingkatan Motivasi Belajar

Peserta upacara sedang hormat kepada bendera merah putih

Pulau Rakyat (Humas) – Lapangan utama Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan dipenuhi oleh seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha untuk melaksanakan kegiatan upacara bendera. Kegiatan rutin ini menjadi momentum penting, tidak hanya untuk mengibarkan sang Merah Putih, tetapi juga untuk menyerap amanah berharga dari pembina upacara. Kali ini, Rosilawati Saragih, S.Pd.I, salah seorang guru senior di MIN 3 Asahan, didapuk sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanah tentang pentingnya motivasi dalam kehidupan. (11/08/2025)

Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan khidmat. Pengibaran bendera diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya berlangsung lancar, diikuti oleh pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945. Suasana hening dan penuh perhatian menyelimuti lapangan ketika Rosilawati Saragih mulai mengambil alih mikrofon.

Rosilawati membuka amanahnya dengan melempar pertanyaan kepada para peserta upacara.

“Anak-anakku semua, tahukah kalian apa itu motivasi?” tanyanya dengan lantang.

“Motivasi, secara sederhana, adalah dorongan yang muncul dari dalam diri kita atau dari luar diri kita, untuk melakukan sesuatu dan mencapai tujuan tertentu. Motivasi itu seperti bensin untuk kendaraan, ia yang membuat kita bergerak, ia yang membuat kita bersemangat,” lanjut Rosilawati menjelaskan.

Rosilawati menekankan bahwa motivasi adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidup. Tanpa motivasi, kita akan merasa malas, tidak bersemangat, dan sulit untuk meraih apa yang kita impikan.

“Misalnya, ketika kalian malas menghafal, motivasi akan menjadi dorongan untuk tetap membuka Al-Quran atau juz amma. Motivasi itu adalah keinginan untuk mendapatkan nilai bagus, atau keinginan untuk bisa menghafal. Itu adalah dorongan yang membuat kalian tidak menyerah,” imbuhnya.

Setelah menjelaskan pengertian dan pentingnya motivasi secara umum, Rosilawati lantas mengerucutkan amanahnya pada manfaat motivasi bagi diri sendiri.

“Motivasi membuat kita menjadi pribadi yang lebih tangguh. Ketika kita punya motivasi, kita tidak akan mudah menyerah. Kita akan terus berusaha sampai tujuan kita tercapai,” jelasnya.

Manfaat kedua, menurut Rosilawati , adalah motivasi dapat meningkatkan kreativitas. Ketika seseorang termotivasi untuk menyelesaikan suatu masalah, ia akan mencari berbagai cara dan solusi yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya.

“Ketiga, motivasi meningkatkan rasa percaya diri. Ketika kita berhasil menyelesaikan sesuatu karena dorongan motivasi, kita akan merasa bangga dan lebih yakin pada kemampuan diri sendiri,” terangnya.

Selanjutnya, Rosilawati secara khusus menyentuh isu motivasi belajar untuk para siswa. Ini adalah bagian terpenting dari amanah yang ia sampaikan, mengingat seluruh peserta upacara adalah berstatus pelajar. Sehingga Rosilawati memberikan tips praktis untuk menumbuhkan motivasi belajar.

“Anak-anakku, untuk menumbuhkan motivasi belajar, mulailah dengan menetapkan tujuan yang jelas. Misalnya, saya ingin hafal surah Al-Muthaffifin. Setelah itu, buatlah rencana waktu untuk menghafal ayat demi ayat dari surah tersebut,” pesannya.

Mengakhiri amanahnya, Rosilawati mengingatkan seluruh peserta upacara bahwa motivasi adalah sebuah anugerah yang harus terus dipupuk.

“Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik. Jangan pernah berhenti bermimpi, dan jangan pernah berhenti berusaha. Karena motivasi adalah kunci untuk membuka pintu keberhasilan,” tutupnya.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.I, memberikan tanggapannya mengenai upacara dan amanah yang disampaikan. “Alhamdulillah, upacara bendera hari ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Kami sangat mengapresiasi amanah yang disampaikan oleh Ibu Rosilawati Saragih,” ujarnya.

Tohiruddin menilai, pesan tentang motivasi sangat penting untuk disampaikan, terutama kepada anak-anak usia pelajar.

“Amanah ini sangat tepat sasaran. Motivasi adalah fondasi yang harus dibangun sejak dini, agar anak-anak memiliki semangat juang yang tinggi untuk meraih cita-cita mereka. Semoga pesan ini dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh siswa kami,” tutupnya.

Upacara diakhiri dengan pembacaan doa. Seluruh siswa kemudian kembali ke kelas masing-masing dengan wajah yang lebih cerah dan penuh semangat, seolah-olah amanah pagi itu telah menyuntikkan energi baru ke dalam diri mereka. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post