Loading...

  • Minggu, 26 April 2026

Menindaklanjuti Program Prioritas Kementerian Agama, Bimas Katolik Kantor Kemenag Kab. Asahan Adakan Rapat

Rapat Seksi Bimas Katolik Kemenag Asahan

Asahan (Humas Bimas Katolik). Setelah 6 bulan berjalan, Satuan Kerja (Satker) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik melakukan pertemuan untuk melihat sejauh mana program prioritas Kementerian Agama yang telah disusun berjalan. Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan Lusia Saragi, S.Ag. memimpin rapat tindak lanjut program prioritas ini bersama dengan seluruh pegawai Satker Bimas Katolik pada Senin, 02 Juni 2025 di ruangan Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan.

 

Lusia menyampaikan, “Kita melakukan pertemuan ini untuk melihat atau mengevaluasi sejauh mana kegiatan yang telah diprogramkan pada awal tahun ini berjalan. Kita sudah memasuki triwulan kedua sehingga perlu perhatian untuk program-program yang belum dilakukan. Saya sebagai atasan langsung juga mengucapkan selamat bergabung kepada bapak/ibu ASN yang baru dilantik. Saya pikir bekerja di sini bukan hal yang baru karena sebelumnya bapak/ibu sudah mengabdi di sini tapi kali ini bapak/ibu mengabdinya penuh. Inilah program yang kami susun diawal tahun ini. Saya harap pengertiannya dan bapak/ibu menyesuaikan dengan tugas bapak/ibu.”

 

Beberapa poin dari program Satker Bimas Katolik tahun 2025 telah dilaksanakan dan masih ada yang belum dilaksanakan sehingga ini menjadi kerja kita bersama sampai akhir tahun 2025. Bimas Katolik berusaha melaksanakan asta program yang dicanangkan oleh bapak Menteri Agama. Semua program yang dilakukan harus berdampak secara luas untuk masyarakat yang menjadi tempat pelayanan kita sebagai ASN baik PNS maupun PPPK.  

 

“Dari program yang telah disusun, kita sudah melaksanakan program yang telah disepakati seperti perhatian kepada siswa/i yang beragama Katolik di sekolah negeri yang tidak memiliki guru agama, penanaman pohon ke Gereja-Gereja Katolik di berbagai daerah, pensertipikatan tanah rumah ibadah (Gereja Katolik), bimbingan kepada remaja dan orang muda Katolik tentang moderasi beragama, digitalisasi penyuluhan,” lanjut Lusia. Lusia melanjutkan, “Masih ada yang belum kita laksanakan seperti pemberian tali kasih (donasi) kepada yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian kita kepada umat Katolik di Kab. Asahan. Kegiatan ini memiliki dampak untuk umat Katolik. Maka, kita akan melakukannya dalam enam bulan ke depan.”


Pada akhir pertemuan Lusia mengatakan, “Bapak/ibu sekalian, dulu kami cuma berempat dan sekarang kita sudah banyak. Artinya, SDM kita di satker ini sudah bertambah dan saya berharap kegiatan kita semakin lancar dan kita saling membantu. Sembari kita melaksanakan program prioritas, bapak/ibu tetap menjalankan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing baik sebagai penyuluh agama maupun operator dan pengadministrasi.” (AW)   

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post