Loading...

  • Minggu, 07 Juni 2026

Membangun Sinergitas antara Bimas Katolik Kemenag Kanwil Sumatera Utara dan Gereja Katolik KAM, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Asahan Jadi Narasumber

Wawan sedang bersharing

Asahan (Humas BimKat). Untuk orang Katolik, Gereja bukan saja merujuk pada bangunan yang berdiri kokoh dan megah tetapi Gereja memiliki arti yang mendalam yaitu sebagai persekutuan umat beriman yang dibaptis yang percaya kepada Yesus Kristus dalam kesatuan iman, sakramen, dan kepemimpinan hierarki. Arti Gereja ini menuntut konsekuensi bagi semua orang Katolik untuk bertindak sesuai dengan kharismanya masing-masing. Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama dan Gereja Katolik merupakan dua lembaga yang memiliki peran dalam mengembangkan iman umat Katolik.

 

Pada Jumat, 10 Oktober 2025 di Gedung Catholic Center Keuskupan Agung Medan diadakan pertemuan antara Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dengan Gereja Katolik Kesuskupan Agung Medan. Dalam pertemuan yang berjudul Membangun Singergisitasn Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan dan Bimas Katolik Kemenag Kanwil Sumatera Utara untuk optimalisasi tugas penyuluh agama Katolik demi mewujudkan pelayanan dan pembinaan umat yang lebih berdampak bagi umat Katolik, Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja menjadi salah satu narasumber.

 

“Terlibat di paroki bukan hal yang baru bagi saya karena melihat sosok bapak seorang katekis dan studi yang saya peroleh. Saya selalu terkesan pada mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan seperti saya tetapi sangat memberi hati untuk pelayanan di Gereja. Berkaca dari itu, saya yang mendalami tentang ilmu agama merasa tak ada apa-apanya dibandingkan dengan mereka. Namun, bukan itu yang menjadi asalan utama tetapi memang panggilan hati demi kemuliaan Allah yang lebih besar”, ungkap Wawan.

 

Wawan menguraikan pekerjaan yang telah dilakukan selama ini bersama Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran. “Semua pekerjaan yang saya lakukan dapat dibaca pada tulisan-tulisan yang sudah saya publikasikan di jurnal ilmiah, website Kemenag Asahan, medsos Bimas Katolik Kemenag Asahan, website Kemenag Kanwil Sumut,” ujarnya.

 

Wawan membagikan pengalamannya selama menjadi penyuluh di Kab. Asahan. Ia menyatakan bahwa selama ini ia selalu bergandengan dengan Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran. Ia sadar bahwa kuasa mengajar dalam Gereja dimiliki oleh Gereja melalui uskup dan turunannya pastor paroki. Sebagai orang yang bekerja di bidang agama, Wawan ingin bahwa semua kegiatan pengajarannya (katekese) sesuai ajaran Gereja Katolik.


Di akhir penyampainnya, Wawan berterimakasih kepada Pastor Paroki Gereja Katolik Kisaran yang selalu melibatkannya dalam kegiatan paroki walaupun itu karena panggilan pribadi. Wawan berharap secara instansi Bimas Katolik Kemenag Asahan dapat lebih banyak kontribusi dan semakin bersinergi dengan Gereja Katolik Paroki Kisaran. (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post