Loading...

  • Selasa, 25 Agustus 2026

Memaknai Kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia

Pelaksanaan penyuluhan

Asahan (penyuluh Katolik). Dari tanggal 3-6 September 2024, Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik ke Indonesia. Paus Fransiskus merupakan kepala negara Vaikan atau Takhta Suci. Bukan hanya itu, Paus Fransiskus merupakan seorang pemimpin tertinggi dalam Gereja Katolik Roma. Sebelumnya, paus yang pernah melakukan kunjungan apostolik adalah Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. Kedatangan paus merupakan sukacita bagi umat Katolik Indonesia. Tidak ketinggalan, kelompok Bina Iman Remaja (BIR) Katolik di UPTD SMP Negeri 2 Pulau Rakyat merasa bersukacita. Untuk mengenal lebih dekat siapa sosok Paus Fransiskus, penyuluh agama Katolik, Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. melakukan pertemuan untuk mengenalkan Paus Fransiskus kepada mereka pada Jumat, 06 September 2024 di halaman depan sekolah.

Dalam penyampaiannya, Irawan mengatakan, “Paus Fransiskus merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma dan juga sebagai kepala negara Vatikan. Kapasitas kedatangannya ke Indonesia sebagai kepala negara dan juga sebagai gembala kita. Kita pantas bersyukur boleh dikunjungi oleh bapa paus. Melihat agendanya, usianya, kita bersyukur beliau berkenan datang ke Indonesia. Paus Fransiskus memimpin umat Katolik seluruh dunia yang jumlahnya sekitar 1,8 milyar orang.”

“Paus Fransiskus memiliki berbagai keutamaan yang dapat kita teladani. Lihat, ia datang dari Roma dengan pesawat komersil dan dijemput hanya dengan mobil Innova dan tidak mau tinggal di hotel melainkan di kedutaan. Sebagai kepala negara, fasilitas apa pun bisa diperolehnya tetapi ia memilih untuk sederhana”, jelas Irawan. Lanjut Irawan, “Kesederhanaan Paus Fransiskus sebagai gembala kita, dapat kita teladani.” Irawan berharap bahwa kelompok binaan dapat memiliki pola hidup sederhana. (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post