Loading...

  • Jumat, 17 Juli 2026

Majelis Taklim Azzahra Semakin Kokoh dengan Bimbingan Rutin Penyuluh Agama Islam

Bimbingan Penyuluhan Tatap Muka Majelis Taklim Azzahra Kelurahan Kedai Ledang

Kisaran (Humas) – Semangat menuntut ilmu agama terus tumbuh di tengah masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan di Majelis Taklim Azzahra, Jalan Manggis/Suro, samping Musholla Muchtar, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang dipandu oleh Raja Dedi Hermansyah, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan. Para jamaah dengan antusias mengikuti penyampaian materi yang mengangkat tema "Amalan dan Hikmah Bulan Syafar Menurut Perspektif Islam."

Dalam penyampaiannya, Raja Dedi Hermansyah menjelaskan bahwa Bulan Syafar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang memiliki kedudukan sama mulianya dengan bulan-bulan lainnya. Islam tidak mengajarkan keyakinan bahwa Bulan Syafar membawa kesialan atau musibah. Anggapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan jahiliah yang telah diluruskan oleh Rasulullah ﷺ.

Beliau mengajak jamaah untuk mengisi Bulan Syafar dengan memperbanyak amal saleh, seperti memperkuat keimanan, memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur'an, mempererat silaturahmi, memperbanyak sedekah, serta senantiasa bertawakal kepada Allah SWT dalam setiap urusan kehidupan.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada jamaah untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan keagamaan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif, menunjukkan tingginya semangat jamaah dalam memperdalam pemahaman agama.

Melalui bimbingan rutin ini, diharapkan Majelis Taklim Azzahra semakin kokoh sebagai wadah pembinaan umat yang mampu meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Majelis taklim bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi sarana membangun masyarakat yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah," ujar Raja Dedi Hermansyah menutup kegiatan. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post