MIN 4 Asahan Laksanakan Simulasi CBT, Siswa Disiapkan untuk Menghadapi Ujian Berbasis Teknologi SAS 2025
"MIN 4 Asahan melangkah maju menuju SAS 2025! Melalui simulasi CBT, Simak selengkapnya!"
Loading...
Aek Kuasan (Humas) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Asahan. Sebanyak lima orang guru MIN 4 Asahan dinyatakan lulus dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch II dan Batch III Tahun 2025.
Kelima guru yang berhasil menyelesaikan program PPG tersebut ialah:
1. Taufik Ardian Munthe, lulus PPG Guru Fikih di LPTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
2. Winda Ramawati, lulus PPG Guru Kelas di LPTK UIN Sumatera Utara.
3. Rika Diana Sari, lulus PPG Guru Kelas di LPTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
4. Nasrillah Ulya, lulus PPG Guru Kelas di LPTK UIN Sumatera Utara.
5. Dessy Tri Handayani, lulus PPG Guru Kelas di LPTK UIN Sumatera Utara.
Kepala MIN 4 Asahan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti nyata komitmen para guru MIN 4 Asahan dalam meningkatkan kompetensi profesional dan mutu pendidikan madrasah. Semoga menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus berkembang,” ujarnya.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas pendidik. Guru yang lulus program ini dinyatakan memiliki sertifikat pendidik dan diakui secara profesional sebagai tenaga pendidik yang kompeten.
Dengan kelulusan lima guru tersebut, diharapkan kualitas pembelajaran di MIN 4 Asahan semakin meningkat dan mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa MIN 4 Asahan terus berkomitmen membangun budaya belajar dan berprestasi di lingkungan madrasah.
Reporter: Tim Humas MIN 4 Asahan
"MIN 4 Asahan melangkah maju menuju SAS 2025! Melalui simulasi CBT, Simak selengkapnya!"
Dalam khidmatnya doa yang dipanjatkan, terselip harapan agar musibah segera berlalu dan para korban diberi kekuatan
Simak momen penuh kehangatan bertema ‘Merawat Semesta dengan Cinta’ yang meninggalkan kesan mendalam bagi guru dan peserta didik!”