Pertahanan (Humas)- Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Asahan rangka menumbuhkan karakter disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik, seorang guru Wahyuni, S.Pd menampilkan kreativitas tinggi dalam proses pembelajaran di ruang kelas. Ia tidak hanya mengajarkan teori tentang nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mengajak siswa untuk menerapkan aturan dan tata tertib baik di rumah maupun di madrasah sebagai bentuk nyata dari pelajaran yang dipelajari.Rabu(12/11/25).
Kegiatan pembelajaran dimulai sejak pagi hari ketika siswa datang ke madrasah dengan berpakaian rapi, membawa perlengkapan belajar lengkap, dan menyapa guru dengan sopan. Guru menekankan pentingnya sikap hormat dan disiplin waktu sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila sila kedua dan kelima.
Di dalam kelas, guru menciptakan suasana belajar yang menarik dengan metode diskusi kelompok dan permainan edukatif. Setiap kelompok diminta menceritakan contoh aturan yang berlaku di rumah, seperti bangun pagi tepat waktu, membantu orang tua, dan menjaga kebersihan lingkungan. Sementara itu, aturan di madrasah seperti menghormati guru, menjaga kebersihan kelas, serta mengikuti upacara bendera dengan tertib juga dibahas dengan semangat kebersamaan.
Wahyuni, juga memberikan proyek kecil kepada siswa untuk membuat “Jurnal Kedisiplinan” yang berisi catatan perilaku baik yang mereka lakukan setiap hari, baik di rumah maupun di madrasah. Setiap minggu, jurnal tersebut dibahas bersama untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan terhadap perilaku positif.
Sebelum memulai pelajaran Wahyuni, menyampaikan, “Pentingnya aturan rumah untuk tata tertib yang dibuat dan disepakati bersama oleh semua anggota keluarga untuk menciptakan kehidupan yang teratur, disiplin, nyaman, dan harmonis di rumah. Sedangkan aturan yang ada di madrasah adalah seperangkat peraturan yang mengatur perilaku dan tindakan seluruh warga madrasah, terutama siswa-siswi MIN 7 Asahan untuk menciptakan lingkungan yang aman,nyaman, dan teratur demi kelancaran proses belajar mengajar.ujar Wahyuni.
Kepala Madrasah Dr. Hadi Rafitra Hasibuan,S.Ag.M.A turut mengapresiasi kreativitas guru MIN 7 Asahan. Menurutnya, pembelajaran yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sangat efektif dalam membentuk karakter siswa. “Guru yang kreatif mampu membuat pelajaran menjadi hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai moral dan kedisiplinan dalam keseharian mereka,” ujar Hadi Rafitra Hasibuan
Melalui kegiatan ini, terlihat jelas bahwa kreativitas guru dalam mengajar memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter siswa. Pembelajaran pendidikan pancasila bukan sekadar hapalan pasal-pasal, tetapi menjadi sarana pembiasaan nyata yang menumbuhkan generasi berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab sejak dini.(ms)