Kisaran (Humas). Alfira Rahmadani
salah satu peserta didik kelas XII MAN Asahan yang berhasil mencatatkan
namanya dalam daftar peserta lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
(SNBP) Tahun 2025.
Alfira
Rahmadani atau yang akrab dipanggil Fira lulus di program studi
Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Universitas Diponegoro
(UNDIP).
Anak
kedua dari dua bersaudara ini mengaku sangat senang sekali dapat
diterima di universitas impiannya itu. Rasa syukur dan rasa bangga
mengenang hati serta rasa tidak percaya atas pencapaiannya tersebut.
“Perasaannya
bisa lulus SNBP 2025 ini pastinya senang sekali dan sangat bersyukur,
karena kesempatan SNBP ini hanya dapat diikuti sekali saja dan Saya juga
tidak menyangka bahwa saya dinyatakan lulus di universitas impian saya
itu”, ungkap Fira, Rabu (26/3/2025).
Fira
yang aktif sebagai anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sejak
dari kelas X tersebut mengungkapkan memilih Program Studi Teknologi
Rekayasa Konstruksi Perkapalan karena sangat tertarik dengan kelautan
dan kemaritiman.
“Saya
memilih jurusan itu karena pada awalnya saya sangat tertarik dengan
jurusan yang berhubungan dengan kelautan dan kemaritiman, kemudian saya
coba mencari-cari jurusan yang berhubungan dengan itu. Setelah dapat,
itupun perlu pertimbangan yang sangat matang bagi saya untuk yakin akan
pilihan saya, sehingga saya melakukan finalisasi hanya beberapa hari
sebelum penutupan pendaftaran SNBP”, ungkap Fira.
Dibalik
keberhasilan Alfira Rahmadani, ada dukungan dari kedua orang tuanya
yang selalu memberikan yang terbaik atas pilihan dan keputusannya dalam
melanjutkan pendidikan.
“Orang
tua dari awal sangat mendukung apapun pilihan dan keputusan saya,
terutama Mama saya. Mama memberi saya kebebasan untuk melanjutkan
pendidikan dimana saja yang saya inginkan asal niat dan tujuan yang
baik”, terang Fira.
Mendapatkan
dukungan penuh dari orang tua, Fira pun bertekad tidak ingin
mengecewakannya dan selalu siap menghadapi yang akan terjadi nanti.
"InsyaAllah
harus selalu siap menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi disana.
Diberi kepercayaan untuk bisa kuliah jauh dari orang tua, yang pastinya
saya tidak boleh mengecewakan mereka. Saya harus bisa menjaga diri
sendiri disaat jauh dari orang tua dan akan selalu meminta do'a yang
terbaik", harapnya. (wd)