Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Keterbatasan Tak Halangi Dua Siswa MIN 3 Asahan untuk Mengikuti Tryout Pra KSM Tahun 2025

Tampak siswa sedang menjawab soal Tryout Pra KSM

Dua siswa berprestasi dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Muhammad Rafif Syafaraz Tambunan dan Muhammad Fazli, menunjukkan semangat juang mereka dalam menghadapi Tryout Pra Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2025. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Pendidikan Generasi Berprestasi (DIGNITI). (12/07/2025)

Rafif, siswa kelas V-A yang memiliki minat kuat di bidang numerik, berpartisipasi dalam mata pelajaran Matematika. Sementara itu, Fazli, siswa kelas V-B yang meraih nilai terbaik dikelasnya turut serta untuk menguji kemampuan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Keduanya merupakan bibit unggul MIN 3 Asahan yang dipersiapkan untuk menghadapi ajang KSM sesungguhnya.

Tryout ini merupakan simulasi penting untuk membiasakan para siswa dengan atmosfer kompetisi dan mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, mereka dapat mengidentifikasi materi yang perlu dipelajari lebih dalam lagi sebelum KSM 2025 tiba.

Kepala MIN 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap kedua siswa tersebut.

“Kami sangat bangga dengan Rafif dan Fazli yang telah menunjukkan dedikasi mereka dalam mengikuti tryout ini,” ujarnya.

“Partisipasi mereka adalah bukti komitmen MIN 3 Asahan dalam mengembangkan potensi akademik siswa. Kami berharap pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk meraih hasil terbaik di KSM 2025 nanti.” Ungkap Tohiruddin dengan penuh semangat.

Secara tidak langsung, Tohiruddin Hasibuan juga mengungkapkan bahwa pihak madrasah sangat mendukung penuh setiap inisiatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan siswa, termasuk keikutsertaan dalam ajang kompetisi semacam ini. Tohir menekankan pentingnya pengalaman berkompetisi untuk membentuk mental juara pada diri siswa.

Namun, ada hal menarik yang menyertai pelaksanaan tryout kali ini. Berbeda dengan tryout pada umumnya yang diselenggarakan di madrasah, Muhammad Rafif Syafaraz Tambunan dan Muhammad Fazli harus mengikuti Tryout Pra KSM ini di kediaman salah seorang operator madrasah.

Hal ini dikonfirmasi oleh Muhammad Mahmujar, Operator MIN 3 Asahan. “Betul, pelaksanaan Tryout Pra KSM DIGNITI kali ini memang kami lakukan dari rumah,” jelas Mahmujar.

Mahmujar menjelaskan lebih lanjut alasan di balik keputusan tersebut. “Ada sedikit permasalahan teknis di madrasah yang membuat kami tidak bisa menyelenggarakan tryout secara langsung di lingkungan madrasah. Ini murni kendala teknis yang tidak bisa kami hindari,” imbuhnya.

“Meskipun demikian, kendala teknis ini tidak menyurutkan semangat Rafif dan Fazli. Dengan bimbingan dan fasilitas yang disediakan dari rumah, kedua siswa tetap fokus dan serius dalam menjawab setiap soal yang diberikan.” Tutup Mahmujar dengan senyum penuh percaya diri. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post