Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas)
– Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,
M.M., turut hadir dalam acara Haul (peringatan hari wafat) ke-24 Syekh H.
Musthafa BS. Rokan. Acara sakral ini dilangsungkan di pondok pesantren Syekh
Abu Shoghir, yang berlokasi di Dusun III Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang,
Asahan. (02/08/2025)
Haul Syekh H. Musthafa BS. Rokan merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh para santri dan masyarakat luas yang menaruh hormat pada almarhum. Syekh Musthafa dikenal sebagai ulama kharismatik yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan Islam di wilayah Asahan dan sekitarnya.
Ratusan jamaah, baik laki-laki maupun perempuan, hadir dengan satu tujuan, yaitu mendoakan Syekh H. Musthafa BS. Rokan dan mengambil hikmah dari kehidupan beliau.
Selain acara inti,
panitia juga menyediakan bazar di sekitar lokasi kegiatan. Berbagai macam
produk dipamerkan, mulai dari kuliner khas daerah, hingga kerajinan tangan.
Tohiruddin Hasibuan,
sebagai tamu undangan yang menghadiri acara haul, juga menyampaikan
kekagumannya terhadap pameran bazar yang disediakan di lokasi. Tohiruddin menuturkan
bahwa acara tersebut bukan hanya khidmat dari sisi keagamaan, tetapi juga
produktif dari sisi ekonomi.
Di samping itu,
Tohiruddin Hasibuan juga melihat acara haul ini dari sudut pandang spiritual
yang lebih dalam. Baginya, peringatan hari wafat seorang ulama besar adalah
momen untuk merenungkan makna kehidupan.
"Kehadiran saya
di sini juga sebagai muhasabah bagi diri saya akan kematian. Ini adalah
pengingat bahwa setiap makhluk hidup pasti akan mati. Jadi, kita harus selalu
bersiap dan berbuat baik," tuturnya.
Pernyataan tersebut
menunjukkan bahwa Tohiruddin Hasibuan tidak hanya melihat acara haul sebagai
agenda formal, tetapi juga sebagai refleksi pribadi yang mendalam dan
menjadikannya kesempatan untuk introspeksi diri.
Secara tidak
langsung, Tohiruddin Hasibuan menyampaikan bahwa kehadirannya di acara haul
tersebut adalah sebagai muhasabah bagi dirinya mengenai kematian. Tohir
menekankan bahwa peringatan ini menjadi pengingat yang kuat tentang akhir dari
setiap kehidupan.
“Setiap manusia
perlu memiliki kesadaran akan kefanaan dunia. Jika manusia dengan terus-menerus
melakukan muhasabah, maka ia akan terdorong untuk beramal saleh dan menjauhi
perbuatan yang tidak bermanfaat.” Ujar Tohir menutup pernyataannya.
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...