Kepala KUA Bandar Pulau Hadiri Pengukuran Lahan Calon MIN 11 Asahan di Desa Gonting Malaha
-
Loading...
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A., menghadiri kegiatan Istighosah dan Do’a Santri untuk Negeri yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Falah Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kamis (16/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Bandar Pulau, Reswadi, S.HI, turut hadir mendampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan bersama unsur Forkopimcam, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, dan ratusan santri dari berbagai wilayah.
Kegiatan istighosah yang mengusung tema “Do’a Santri untuk Negeri: Merawat Jiwa, Menjaga Indonesia” berlangsung penuh khidmat. Para santri bersama para kiai dan tamu undangan larut dalam lantunan dzikir, shalawat, dan doa bersama memohon keselamatan serta keberkahan bagi bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, H. Abdul Manan, M.A. menegaskan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memperkuat nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Santri adalah bagian penting dari sejarah bangsa. Melalui semangat keilmuan, keikhlasan, dan kecintaan kepada tanah air, santri menjadi penjaga moral dan spiritual bangsa. Mari terus rawat semangat itu melalui doa dan pengabdian,” ujar Kepala Kemenag Asahan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Bandar Pulau, Reswadi, S.HI, yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara keagamaan yang sarat nilai spiritual dan nasionalisme itu.
“Kegiatan Istighosah Hari Santri menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan semangat cinta tanah air di kalangan santri. Doa santri adalah kekuatan spiritual yang luar biasa bagi kemajuan negeri,”
Kegiatan istighosah diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta tausiyah kebangsaan dari pimpinan pesantren. Para santri dan masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Santri Nasional 2025 semakin memperkokoh sinergi antara pesantren, Kementerian Agama, dan masyarakat dalam membangun generasi santri yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air.
-