Kemenag Asahan Distribusikan 17 Sapi dan 1 Kambing ke Berbagai Kecamatan, Wujud Nyata Program Kemenag Berdampak
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha
Loading...
Kisaran
(Humas). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menunjukkan
komitmen kepedulian sosialnya kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha.
Kemenag Asahan melaksanakan penyembelihan hewan qurban dalam jumlah yang cukup
signifikan, yakni sebanyak 17 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Kegiatan ini
diarahkan untuk menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan di berbagai
wilayah Kabupaten Asahan, Kamis (28/05/2026).
Pelaksanaan
penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban ini dibagi menjadi dua skema
utama guna memastikan asas keadilan dan pemerataan. Sebanyak 11 ekor sapi
disembelih secara langsung di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Asahan untuk
kemudian dibagikan kepada staff Kantor Kemenag Asahan, staff KUA dan staff
madrasah serta masyarakat sekitar. Sementara itu, 6 ekor sapi lainnya
disebarkan ke beberapa wilayah kecamatan guna menjangkau masyarakat di desa
binaan.
Di
antara wilayah kecamatan yang menjadi sasaran pendistribusian hewan qurban
tersebut adalah Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Sei Kepayang. Langkah
penyebaran ini diambil sebagai bentuk kepedulian Kemenag Asahan terhadap warga
di daerah yang memiliki akses terbatas terhadap daging qurban, sekaligus
sebagai wujud nyata bahwa kehadiran Kementerian Agama benar-benar membawa
dampak positif dan manfaat yang dirasakan langsung oleh umat.
Kegiatan
yang berlangsung khidmat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Bimbingan
Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Asahan Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum.,
yang hadir memberikan sambutan sekaligus mewakili Kepala Kantor Kemenag
(Kakankemenag) Asahan. Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam menyampaikan apresiasi
yang setinggi-tingginya kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran
Kemenag Asahan yang telah berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezekinya
untuk berqurban pada tahun ini.
Ia
juga menegaskan bahwa esensi dari ibadah qurban ini bukan sekadar ritual
tahunan, melainkan sebuah momentum untuk mengasah kepekaan sosial dan
mempererat tali silaturahmi antar-sesama. Semangat Kemenag Berdampak harus
terus dihidupkan dalam setiap program kerja, di mana kehadiran institusi tidak
hanya mengurusi administrasi keagamaan semata, tetapi juga ikut hadir
memberikan solusi dan kebahagiaan di tengah-tengah persoalan sosial ekonomi
masyarakat.
Setelah
prosesi pembukaan selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyampaian
tausiyah singkat yang disampaikan oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN)
2 Asahan. Dalam ceramahnya, ia mengupas tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan
Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Keikhlasan dan ketaatan
tingkat tinggi dari kisah tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi
seluruh pegawai Kemenag Asahan untuk terus ikhlas mengabdi kepada bangsa dan
masyarakat.
Sang
penceramah juga mengingatkan bahwa setiap tetes darah hewan qurban yang
mengalir akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak. Oleh karena itu, ia
mengajak seluruh hadirin untuk membersihkan niat dalam berqurban, semata-mata
demi meraih ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus
menghilangkan sifat egois dan kikir dalam diri manusia melalui berbagi daging
qurban kepada yang berhak.
Suasana
di lokasi penyembelihan tampak dipenuhi dengan semangat gotong royong yang
kental. Seluruh panitia yang terdiri dari jajaran pegawai Kemenag Asahan saling
bahu-membahu mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging,
hingga pembungkusan ke dalam paket-paket yang siap diedarkan. Melalui manajemen
distribusi yang tertib, diharapkan seluruh masyarakat penerima manfaat dapat
merayakan hari raya dengan penuh sukacita bersama keluarga mereka. (FR)
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha
penyerahan sk pns
Komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup