Kakankemenag Asahan Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
Loading...
Kisaran
(Humas). Kakan Kemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA. Survei Rumah Tidak Layak Huni di Desa Sei Lendir, Kamis (28/11/2024).
Kakan Kemenag
Asahan yang didampingi Ka. KUA Sei Kepayang Barat Drs. H. Ibrahim, MA. bersama
dengan pengurus Baznas Asahan dan kepala desa sei lender mensurvei rumah tidak
layak huni di desa Lendir Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan.
Dalam keterangannya
Kakan Kemenag Asahan mengatakan survei ini dilaksanakan dalam rangka agenda rumah
layak huni Baznas Kabupaten Asahan untuk tahun yang akan datang apabila masih
mendapatkan kuota dari Baznas pusat.
“survei ini kita
lakukan bersama Baznas untuk melihat langsung rumah yang dikunjungi memang
layak untuk bisa diajukan agar mendapatkan program RLHB (Rumah Layak Huni Baznas;red)
untuk tahun yang akan datang”, jelas Abdul Manan.
Menurutnya dalam
survei ini memastikan baik secara kasat mata maupun secara validasi dan asesmen
syarat yang berlaku dari Baznas benar-benar tepat sasaran.
Dalam kunjungannya
Kakan Kemenag Asahan berdialog langsung dengan bapak yang sudah tua pemilik
rumah yang kondisinya benar-benar memprihatinkan yakni dalam keadaan buta sejak
kecil dan hidup seorang diri di rumah papan yang berukuran kurang lebih 2x2 m
persegi dan berisi perabotan rumah serta tidak memiliki sanitasi yang memadai.
Dalam dialognya
bapak tersebut ketika melakukan mck langsung ke pinggiran sungai yang berjarak
kurang lebih dua meter dari rumah ke bibir sungai.
Dengan kondisi
seperti itu Abdul Manan sangat berharap agar nantinya Baznas bisa mendaftarkan
rumah ini sebagai penerima program rumah layak huni tahun yang akan datang,
mengingat kondisinya yang tua dan buta serta hidup seorang diri hanya berbelas
dari kepedulian warga sekitar untuk memberi makan bapak tersebut.
Pada kesempatan
itu juga Kakan Kemenag Asahan memberikan bantuan berupa uang untuk kebutuhan
pokok sehari-hari dan berharap mampu mengurangi sedikit beban yang dialami
bapak tersebut.(FR)
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
khitan massal
audiensi