Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas)
– Seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti pelatihan
pembelajaran pembelajaran mendalam (deep learning) yang berlangsung di
ruang kelas 3 B. Pelatihan ini diadakan dari pukul 10.00 hingga 14.30 WIB dan
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengadaptasi metode
pembelajaran. Menjadi Narasumber dalam kegiatan pelatihan ini Rusmiani, S.Pd.I.,
pengawas madrasah tingkat dasar. (24/07/2025)
Dalam sesi
pelatihan, Rusmiani memaparkan materi pembelajaran mendalam (deep learning)
secara komprehensif. Rusmiani memulai dengan menjelaskan pengertian dasar dari
pembelajaran mendalam agar para guru memahami dan tidak keliru bahwa deep learning
merupakan pendekatan pembelajaran bukanlah sebuah kurikulum baru.
Setelah itu,
narasumber melanjutkan dengan menguraikan delapan dimensi pembelajaran mendalam.
Dimensi-dimensi ini meliputi: (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha
Esa, (2) kewargaan, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6)
kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.
Rusmiani menjelaskan
setiap dimensi secara rinci, memberikan contoh konkret bagaimana
dimensi-dimensi ini dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan aktivitas
pembelajaran sehari-hari. Pemahaman mendalam tentang dimensi ini krusial bagi
guru.
Rusmiani juga
membahas secara detail penerapan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran.
Rusmiani memberikan contoh-contoh praktis tentang bagaimana guru dapat
memanfaatkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam untuk merancang pengalaman
belajar yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Misalnya, ia mencoba
menjelaskan bagaimana pembelajaran mendalam dapat mendukung pembelajaran
personalisasi, di mana materi disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Ini
memungkinkan setiap siswa untuk belajar dengan kecepatan dan gaya mereka
sendiri.
Pelatihan ini tidak
hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para guru
untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Hal ini terlihat dengan sesekali guru
memberikan pertanyaan kepada narasumber.
Dalam kesempatan
yang sama, Rusmiani melanjutkan paparannya dengan memperkenalkan tiga elemen utama
dalam pembelajaran mendalam yaitu mindful, meaningful, dan joyful learning, yang
saling melengkapi dan berperan penting dalam menciptakan pengalaman
pembelajaran yang holistik dan efektif. Rusmiani menggarisbawahi bahwa
integrasi ketiga elemen ini akan menghasilkan siswa yang tidak hanya cerdas
secara akademis, tetapi juga dapat meberikan kekayaan emosional yang baik dan
motivasi intrinsik untuk terus belajar.
Saat dikonfirmasi
ditempat kerja, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., Kepala MIN 3 Asahan,
menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelatihan ini.
"Kami secara
aktif mendukung pelatihan ini sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan
kapasitas dan profesionalisme guru-guru kami," ujar Tohiruddin.
"Pelatihan ini
memberikan kesempatan berharga bagi guru-guru kami untuk mendapatkan pemahaman
mendalam tentang pembelajaran mendalam (deep learning) serta konsep mindful,
meaningful, dan joyful learning, dan cara menerapkannya dalam proses belajar
mengajar. Kami ingin memastikan guru-guru kami selalu terdepan dalam inovasi
pendidikan." Lanjut Tohir.
"Peningkatan
kualitas pembelajaran menjadi prioritas utama kami, dan pelatihan semacam ini
membantu kami mencapai tujuan tersebut. Kami yakin, dengan bekal ilmu ini,
guru-guru kami akan menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan relevan
bagi siswa," tegas Tohiruddin.
Rusmiani, S.Pd.I.,
pengawas madrasah tingkat dasar, mengungkapkan rasa senangnya dapat berbagi ilmu
dengan para guru MIN 3 Asahan. "Saya merasa sangat senang dapat membagikan
pengetahuan tentang pembelajaran mendalam (deep learning) serta konsep mindful,
meaningful, dan joyful learning kepada para guru" kata Rusmiani.
Pada kesempatan itu,
Rusmiani menyampaikan harapannya bahwa pelatihan yang dilaksanakan dapat
memberikan efek positif kepada para guru.
"Pelatihan
singkat ini saya harapkan dapat memberikan fondasi yang kuat bagi guru-guru
untuk mulai mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dan
pendekatan pembelajaran yang lebih manusiawi dalam metode pengajaran mereka.
Penerapan ini akan membawa banyak manfaat bagi siswa." Imbuhnya.
"Potensi pembelajaran
mendalam (deep learning) dalam dunia pendidikan sangat besar, dan saya yakin
guru-guru MIN 3 Asahan akan menjadi pelopor dalam mengaplikasikan inovasi ini
di madrasah mereka. Saya mengapresiasi semangat belajar mereka yang
tinggi," tutup Rusmiani.
Salah satu peserta
pelatihan, Jefriadi Samosir, S.Pd.SD., menyatakan antusiasmenya terhadap materi
yang disampaikan. "Saya merasa sangat terinspirasi oleh materi pembelajaran
mendalam (deep learning) serta konsep mindful, meaningful, dan joyful learning
yang disampaikan oleh Ibu Rusmiani," tutur Jefriadi.
"Saya belajar
banyak tentang bagaimana pembelajaran mendalam (deep learning) dapat membantu
saya dalam mengembangkan potensi penuh setiap siswa, dan bagaimana mindful,
meaningful, dan joyful learning dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih
holistik. Saya akan segera mencoba menerapkan dimensi-dimensi pembelajaran
mendalam serta konsep pembelajaran ini dalam pelajaran saya," tutup
Jefriadi dengan senyum yang merekah. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...