Loading...

  • Kamis, 23 April 2026

Guru MIN 3 Asahan Ikuti Pelatihan Deep Learning Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Narasumber sedang memaparkan materi pelatihan dihadapan para guru MIN 3 Asahan

Pulau Rakyat (Humas) – Seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan mengikuti pelatihan pembelajaran pembelajaran mendalam (deep learning) yang berlangsung di ruang kelas 3 B. Pelatihan ini diadakan dari pukul 10.00 hingga 14.30 WIB dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengadaptasi metode pembelajaran. Menjadi Narasumber dalam kegiatan pelatihan ini Rusmiani, S.Pd.I., pengawas madrasah tingkat dasar. (24/07/2025)

Dalam sesi pelatihan, Rusmiani memaparkan materi pembelajaran mendalam (deep learning) secara komprehensif. Rusmiani memulai dengan menjelaskan pengertian dasar dari pembelajaran mendalam agar para guru memahami dan tidak keliru bahwa deep learning merupakan pendekatan pembelajaran bukanlah sebuah kurikulum baru.

Setelah itu, narasumber melanjutkan dengan menguraikan delapan dimensi pembelajaran mendalam. Dimensi-dimensi ini meliputi: (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.

Rusmiani menjelaskan setiap dimensi secara rinci, memberikan contoh konkret bagaimana dimensi-dimensi ini dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan aktivitas pembelajaran sehari-hari. Pemahaman mendalam tentang dimensi ini krusial bagi guru.

Rusmiani juga membahas secara detail penerapan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran. Rusmiani memberikan contoh-contoh praktis tentang bagaimana guru dapat memanfaatkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam untuk merancang pengalaman belajar yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.

Misalnya, ia mencoba menjelaskan bagaimana pembelajaran mendalam dapat mendukung pembelajaran personalisasi, di mana materi disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Ini memungkinkan setiap siswa untuk belajar dengan kecepatan dan gaya mereka sendiri.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para guru untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Hal ini terlihat dengan sesekali guru memberikan pertanyaan kepada narasumber.

Dalam kesempatan yang sama, Rusmiani melanjutkan paparannya dengan memperkenalkan tiga elemen utama dalam pembelajaran mendalam yaitu mindful, meaningful, dan joyful learning, yang saling melengkapi dan berperan penting dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang holistik dan efektif. Rusmiani menggarisbawahi bahwa integrasi ketiga elemen ini akan menghasilkan siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga dapat meberikan kekayaan emosional yang baik dan motivasi intrinsik untuk terus belajar.

Saat dikonfirmasi ditempat kerja, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M., Kepala MIN 3 Asahan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelatihan ini.

"Kami secara aktif mendukung pelatihan ini sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru-guru kami," ujar Tohiruddin.

"Pelatihan ini memberikan kesempatan berharga bagi guru-guru kami untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pembelajaran mendalam (deep learning) serta konsep mindful, meaningful, dan joyful learning, dan cara menerapkannya dalam proses belajar mengajar. Kami ingin memastikan guru-guru kami selalu terdepan dalam inovasi pendidikan." Lanjut Tohir.

"Peningkatan kualitas pembelajaran menjadi prioritas utama kami, dan pelatihan semacam ini membantu kami mencapai tujuan tersebut. Kami yakin, dengan bekal ilmu ini, guru-guru kami akan menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan relevan bagi siswa," tegas Tohiruddin.

Rusmiani, S.Pd.I., pengawas madrasah tingkat dasar, mengungkapkan rasa senangnya dapat berbagi ilmu dengan para guru MIN 3 Asahan. "Saya merasa sangat senang dapat membagikan pengetahuan tentang pembelajaran mendalam (deep learning) serta konsep mindful, meaningful, dan joyful learning kepada para guru" kata Rusmiani.

Pada kesempatan itu, Rusmiani menyampaikan harapannya bahwa pelatihan yang dilaksanakan dapat memberikan efek positif kepada para guru.

"Pelatihan singkat ini saya harapkan dapat memberikan fondasi yang kuat bagi guru-guru untuk mulai mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dan pendekatan pembelajaran yang lebih manusiawi dalam metode pengajaran mereka. Penerapan ini akan membawa banyak manfaat bagi siswa." Imbuhnya.

"Potensi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam dunia pendidikan sangat besar, dan saya yakin guru-guru MIN 3 Asahan akan menjadi pelopor dalam mengaplikasikan inovasi ini di madrasah mereka. Saya mengapresiasi semangat belajar mereka yang tinggi," tutup Rusmiani.

Salah satu peserta pelatihan, Jefriadi Samosir, S.Pd.SD., menyatakan antusiasmenya terhadap materi yang disampaikan. "Saya merasa sangat terinspirasi oleh materi pembelajaran mendalam (deep learning) serta konsep mindful, meaningful, dan joyful learning yang disampaikan oleh Ibu Rusmiani," tutur Jefriadi.

"Saya belajar banyak tentang bagaimana pembelajaran mendalam (deep learning) dapat membantu saya dalam mengembangkan potensi penuh setiap siswa, dan bagaimana mindful, meaningful, dan joyful learning dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih holistik. Saya akan segera mencoba menerapkan dimensi-dimensi pembelajaran mendalam serta konsep pembelajaran ini dalam pelajaran saya," tutup Jefriadi dengan senyum yang merekah. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post