Loading...

  • Senin, 19 Oktober 2026

BNNK Asahan Gandeng Ormas, Penyuluh Agama hingga Insan Pers Perkuat Barisan Penggiat Anti-Narkoba

Bimbingan Penyuluhan P4GN

Kisaran (Humas) — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan secara resmi menggelar kegiatan "Workshop Penggiat P4GN dalam Rangka Pemberdayaan Kelompok Masyarakat dan Komunitas Anti Narkoba" yang berlangsung di Hotel Antariksa Kisaran, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang diinisiasi oleh BNNK Asahan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dan membangun kesadaran bersama dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kabupaten Asahan.


Dalam workshop tersebut, BNNK Asahan merangkul berbagai elemen strategis masyarakat. Berdasarkan daftar peserta, hadir perwakilan dari unsur Ormas dan Lembaga Kemasyarakatan seperti Walet Reaksi Cepat Asahan, Kwarcab Pramuka Kabupaten Asahan, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), FORKALA, FKUB , Karang Taruna Desa Sei Lama, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Simpang 4 dan PKK Desa Sei Lama.


Selain itu, peran penting tokoh agama dan pers turut diperkuat melalui kehadiran perwakilan dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan Raja Dedi Hermansyah, Ando Sitindaon, Abdul Basid Lubis, serta insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Asahan.


Melalui workshop ini, para peserta dibekali materi edukasi dan strategi komunikasi P4GN, termasuk pemahaman terkait proses rehabilitasi narkotika. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) serta perpanjangan tangan BNN dalam menyebarkan edukasi pencegahan bahaya narkoba di lingkungan komunitas dan masyarakat masing-masing.


Kepala BNNK Asahan, Adrea Ratha Zulhelfi, S.Pd., M.M.,diwakili. Rindu Willia, S.Sos

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Asahan menegaskan pentingnya kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Asahan yang Bersih Narkoba (Bersinar). Sinergi antara pemerintah, aparat, tokoh agama, Ormas, dan insan pers menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat desa.(RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post