Loading...

  • Selasa, 05 Mei 2026

Bimas Kristen: “Peran Bimas dan Penyuluh Agama Kristen dalam Pembinaan Spiritual Tahanan di Polres Asahan”

Pelayanan di Tahti Polres Asahan

Asahan (05/04/2026)– Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Marintan Simanjuntak, S.Th., M.Pd.K, bersama para Penyuluh Agama Kristen melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi para tahanan titipan beragama Kristen di Polres Asahan, sebagai bagian dari pelayanan pastoral dan pembinaan spiritual yang berkelanjutan.

Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan iman, pemulihan batin, serta pembinaan karakter berbasis nilai-nilai kekristenan kepada para tahanan, agar tetap memiliki harapan dan arah hidup yang benar di tengah keterbatasan yang mereka alami.

Dalam penyampaian firman Tuhan, Marintan Simanjuntak mengangkat nas Alkitab dari Keluaran 20:3–17 tentang Sepuluh Hukum Taurat. Ia menegaskan bahwa hukum-hukum tersebut bukan sekadar aturan, melainkan prinsip dasar kehidupan yang mencerminkan relasi manusia dengan Allah dan sesama. “Sepuluh Hukum Taurat mengajarkan tentang ketaatan, integritas, dan tanggung jawab moral yang menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang berkenan kepada Tuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap individu, termasuk mereka yang sedang menjalani masa penahanan, tetap memiliki kesempatan untuk bertobat, memperbaiki diri, dan membangun kehidupan yang baru berdasarkan nilai-nilai kebenaran. Pendekatan pembinaan rohani ini diharapkan mampu menjadi sarana refleksi diri sekaligus mendorong perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih positif.

Para peserta kegiatan mengikuti bimbingan dengan penuh perhatian dan antusiasme. Suasana yang hangat dan komunikatif terlihat selama sesi berlangsung, mencerminkan kebutuhan spiritual yang mendalam di tengah situasi yang mereka hadapi.

Melalui kegiatan ini, Bimas Kristen Kemenag Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di lingkungan kepolisian. Diharapkan, bimbingan rohani ini dapat memberikan dampak nyata dalam membentuk pribadi yang lebih baik serta memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan para tahanan. (DR) 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 27 February 2025
Lihat Semua Post