Loading...

  • Minggu, 26 April 2026

Bimas Katolik Kemenag Asahan Menanam Pohon pada 6 Gereja Katolik di Kec. Bandar Pasir Mandoge

Penanaman pohon di depan Gereja Katolik St. Sisilia Stasi B.P. Mandoge yang dalam proses pembangunan

Asahan (Humas BimKat). Bumi adalah rumah kita bersama dan kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya dengan baik. Merawat dan menjaga lingkungan sebagai rumah bersama demi keberlangsungan semua makhluk merupakan tugas kita semua. Salah satu cara untuk menjaga dan merawat bumi adalah dengan menanam pohon. Pohon memiliki pengaruh besar terhadap keberlangsungan makhluk sehingga menanam satu pohon dapat menghidupkan berjuta manusia.

 

Penanaman sejuta pohon merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yaitu ekoteologi. Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan Lusia Saragi, S.Ag. bersama dengan Penyuluh Agama Katolik Nerisia Ginting, S.Ag., Turisnawati Marbun, S.Ag., Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. menindaklanjuti program ini dengan melakukan penanaman pohon pada 6 (enam) Gereja Katolik di Kec. Bandar Pasir Mandoge yaitu Gereja Katolik St. Sisilia Stasi Bandar Pasir Mandoge, Gereja Katolik St. Nikolaus Stasi Huta Kalapa, Gereja Katolik St. Padre Pio Stasi Huta Padang, Gereja Katolik St. Klara Stasi Talun Karnas, Gereja Katolik St. Yohanes Stasi Pardomuan Nauli Gotting Sidodadi, dan Gereja Katolik St. Mikael Stasi Sei Kopas pada Selasa, 29 April 2025.

 

Keenam Gereja Katolik yang berada di Kec. Bandar Pasir Mandoge secara administratif gerejawi masuk dalam wilayah pelayanan Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Tanah Jawa. “Pastor Paroki Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Tanah Jawa RD. Parlindungan Sinaga menyambut baik program ini. Para pengurus Gereja keenam stasi juga tidak kalah semangat menerima program ini”, ucap Lusia. Perjalanan menuju keenam Gereja tidak mudah karena harus menempuh jarak yang jauh, kondisi jalan yang rusak, dan kondisi alam yang menjadi tantangan. Kehadiran Bimas Katolik Kemenag Asahan disambut dengan baik oleh pengurus Gereja karena mereka merasa diperhatikan.

 

Mauliate (Terimakasih) kepada pihak Bimas Katolik Kemenag Asahan datang ke tempat kami yang jauh ini dan jalannya lumayan jugalah. Kami mendukung program Kementerian Agama untuk merawat bumi ini degan menanam pohon ini. Kami ingat pesan Paus Fransiskus yang mengeluarkan dokumen Laudato Si’ yang mengajak umat Katolik untuk melestarikan lingkungan ini. Saya rasa itu sejalan. Kami merasa tersanjung karena dari 40 Gereja Katolik di Kab. Asahan, Gereja kami yang pertama mendapat program ini. Semoga perhatian itu terus berlanjut. Sekali lagi, Mauliate di hamuna (Terima kasih untuk kalian)”, ungkap Napitu pengurus Gereja Stasi B.P. Mandoge.


“Kami menindaklanjuti program bapak Menteri ini. Para pengurus Gereja menyambut baik program ini. Semoga pohon yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang seperti yang kita harapkan bukan acara simbolis saja. Semoga pohon yang ditanam bermanfaat”, jelas Lusia. (AW)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post