Bimas Katolik Kemenag Asahan Laksanakan Penyuluhan di Lapas: Menyalakan Harapan
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Loading...
Asahan (Humas BimKat). Bumi
adalah rumah kita bersama dan kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan
merawatnya dengan baik. Merawat dan menjaga lingkungan sebagai rumah bersama
demi keberlangsungan semua makhluk merupakan tugas kita semua. Salah satu cara
untuk menjaga dan merawat bumi adalah dengan menanam pohon. Pohon memiliki
pengaruh besar terhadap keberlangsungan makhluk sehingga menanam satu pohon
dapat menghidupkan berjuta manusia.
Penanaman sejuta pohon
merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yaitu ekoteologi. Penyelenggara
Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan Lusia Saragi, S.Ag. bersama
dengan Penyuluh Agama Katolik Nerisia Ginting, S.Ag., Turisnawati Marbun,
S.Ag., Alb Irawan Dwiatmaja, M.Fil. menindaklanjuti program ini dengan
melakukan penanaman pohon pada 6 (enam) Gereja Katolik di Kec. Bandar Pasir
Mandoge yaitu Gereja Katolik St. Sisilia Stasi Bandar Pasir Mandoge, Gereja
Katolik St. Nikolaus Stasi Huta Kalapa, Gereja Katolik St. Padre Pio Stasi Huta
Padang, Gereja Katolik St. Klara Stasi Talun Karnas, Gereja Katolik St. Yohanes
Stasi Pardomuan Nauli Gotting Sidodadi, dan Gereja Katolik St. Mikael Stasi Sei
Kopas pada Selasa, 29 April 2025.
Keenam Gereja Katolik yang
berada di Kec. Bandar Pasir Mandoge secara administratif gerejawi masuk dalam
wilayah pelayanan Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Tanah Jawa. “Pastor Paroki
Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Tanah Jawa RD. Parlindungan Sinaga menyambut
baik program ini. Para pengurus Gereja keenam stasi juga tidak kalah semangat
menerima program ini”, ucap Lusia. Perjalanan menuju keenam Gereja tidak mudah
karena harus menempuh jarak yang jauh, kondisi jalan yang rusak, dan kondisi
alam yang menjadi tantangan. Kehadiran Bimas Katolik Kemenag Asahan disambut dengan
baik oleh pengurus Gereja karena mereka merasa diperhatikan.
“Mauliate (Terimakasih)
kepada pihak Bimas Katolik Kemenag Asahan datang ke tempat kami yang jauh ini
dan jalannya lumayan jugalah. Kami mendukung program Kementerian Agama untuk
merawat bumi ini degan menanam pohon ini. Kami ingat pesan Paus Fransiskus yang
mengeluarkan dokumen Laudato Si’ yang mengajak umat Katolik untuk
melestarikan lingkungan ini. Saya rasa itu sejalan. Kami merasa tersanjung
karena dari 40 Gereja Katolik di Kab. Asahan, Gereja kami yang pertama mendapat
program ini. Semoga perhatian itu terus berlanjut. Sekali lagi, Mauliate di
hamuna (Terima kasih untuk kalian)”, ungkap Napitu pengurus Gereja Stasi
B.P. Mandoge.
“Kami menindaklanjuti program bapak Menteri ini. Para pengurus Gereja menyambut baik program ini. Semoga pohon yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang seperti yang kita harapkan bukan acara simbolis saja. Semoga pohon yang ditanam bermanfaat”, jelas Lusia. (AW)
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Asahan (Humas BimKat). Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja be...
Asahan (Humas BimKat). Penyuluh Agama Katolik, Lodewik Sitohang, S.Fil. melakukan penyuluhan kepada umat Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha...