Bimas Katolik Kemenag Asahan Laksanakan Penyuluhan di Lapas: Menyalakan Harapan
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Loading...
Asahan (Humas BimKat). Gereja
Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran melakukan pelantikan kepada pengurus
Gereja Stasi dan Dewan Pastoral Paroki (DPP) pada Sabtu-Minggu (22-23/11/2025)
di Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran. Plt. Penyelenggara Bimas
Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja hadir dalam
pelantikan sebagai bentuk dukungan terhadap para pengurus yang dilantik.
Pengurus Gereja Stasi
merupakan umat awam yang dipilih untuk mengelola dan melayani gereja
di tingkat stasi. Tugas mereka meliputi administrasi, keuangan, pembinaan iman,
dan penyelenggaraan kegiatan stasi. Dewan Pastoral Paroki (DPP) merupakan
sebuah badan yang terdiri dari Pastor Paroki dan perwakilan umat yang bertugas
membantu memikirkan, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan
pastoral gereja di tingkat paroki. Tujuannya adalah untuk mengembangkan
karya pelayanan pastoral dan memastikan partisipasi aktif umat dalam kehidupan
dan karya gereja.
Selain pelantikan DPP dan
Pengurus Stasi, kegiatan ini dilaksanakan untuk mensyukuri pesta perak (25
tahun) tahbisan imamat Pastor Antonius Manik, O.Carm. Momen ini dilakukan untuk
bersyukur atas kesetiaan, panggilan, dan pelayanan yang telah dijalani selama
seperempat abad. Perayaan ini juga merupakan bentuk refleksi, ucapan terima
kasih kepada Tuhan dan umat, serta harapan agar panggilan tetap setia dijalani.
“Saya mengucapkan selamat
dan proficiat kepada para pengurus yang dilantik. Tanggung jawab yang diberikan
kepada bapak/ibu tidak mudah karena menjadi pengurus Gereja bukan untuk
dilayani melainkan berkorban atas segalanya demi Gereja. Saya yakin untuk
menerima amanah ini penuh dengan pertimbangan sebab pekerjaan yang akan
dilakukan demi perkembangan iman umat Katolik di Paroki Kisaran,” ujar Wawan.
Dalam sambuannya, Vikaris
Jenderal Keuskupan Agung Medan (Vikjend KAM) Pastor Michael Manurung O.F.M.
Cap. atas nama Uskup Keuskupan Agung Medan mengatakan bahwa menjadi pengurus
Gereja tidak sama dengan menerima jabatan secara umum. Ia menekankan supaya
menjadi pelayan yang mengenal domba-dombanya. Vikjend berharap supaya para pengurus
Gereja yang dilantik menjalankan tugas pokok dan fungsi selaras dengan jabatan
dan keahliannya.
Para pengurus Gereja Stasi dan Pengurus DPP yang dilantik akan menjalankan tugasnya periode tahun 2025 sampai 2030. “Semoga para pengurus dapat melakukan tugasnya dengan kemampuan yang dimiliki,” ucap Wawan. (AW)
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja bersama Penyuluh A...
Asahan (Humas BimKat). Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja be...
Asahan (Humas BimKat). Penyuluh Agama Katolik, Lodewik Sitohang, S.Fil. melakukan penyuluhan kepada umat Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha...