Awali Perjuangan, Siswa Kelas 6 MIN 5 Asahan Jalani Hari Pertama Ujian Madrasah dengan Khidmat
Senin, 11 Mei 2026 menjadi momen bagi seluruh siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan. Tepat hari ini, mereka resmi memulai....
Loading...
Hessa
Perlompongan (Humas).Senin, 11 Mei 2026 menjadi momen bagi seluruh siswa kelas
6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan. Tepat hari ini, mereka resmi
memulai langkah pertama dalam rangkaian Ujian
Madrasah (UM) tahun pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian yang menjadi
penentu kompetensi akhir ini berlangsung dengan suasana tertib, tenang, dan
penuh konsentrasi.
Sebelum
memasuki ruang ujian pada pukul 07.30 WIB, pihak madrasah menggelar apel
singkat di halaman utama. Dalam arahannya, Kepala MIN 5 Asahan, Tohiruddin
Hasibuan, S.Pd.,M.M., memberikan motivasi serta pesan moral kepada para peserta
ujian. Beliau menekankan bahwa nilai akademik memang penting, namun kejujuran
adalah identitas utama siswa di madrasah ini.
"Hari ini adalah pembuktian dari perjuangan kalian selama
enam tahun. Ingat, kejujuran adalah prestasi tertinggi di madrasah ini. Jangan
terburu-buru, baca soal dengan saksama, dan mulailah selalu dengan doa,"
pesannya sebelum melepas siswa menuju ruang ujian masing-masing.
Sesi pertama menghadirkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Mata pelajaran yang
menggabungkan konsep sains alam dan fenomena sosial ini menuntut nalar kritis
para siswa.
Soal-soal yang disajikan mencakup berbagai materi esensial, mulai
dari ekosistem, energi terbarukan, hingga sejarah dan dinamika sosial
masyarakat Indonesia.
Setelah jeda istirahat sejenak untuk menyegarkan pikiran, para
siswa kembali memasuki ruangan pada pukul 09.45
WIB untuk menjalani sesi kedua, yaitu mata pelajaran Al-Qur'an Hadist (QH).
Ujian sesi kedua ini menjadi momen penting bagi siswa untuk
menunjukkan pemahaman mereka terhadap ayat-ayat suci dan sabda Nabi Muhammad
SAW. Materi yang diujikan meliputi hukum bacaan (tajwid), hafalan surat-surat
pendek, hingga pemahaman kandungan hadist tentang kehidupan sehari-hari.
Kesungguhan terpancar dari wajah para siswa saat mereka menyelesaikan butir
demi butir soal yang menjadi ciri khas keunggulan pendidikan di bawah naungan
Kementerian Agama ini.
Panitia UM MIN 5
Asahan menerapkan standar pengawasan yang ketat guna menjamin integritas .Guru
pengawas berasal dari kelas yang berbeda untuk memastikan objektivitas
penilaian.Ruangan diatur sedemikian rupa agar sirkulasi udara dan pencahayaan
mendukung konsentrasi maksimal siswa.Seluruh proses, mulai dari pengisian
daftar hadir hingga pengumpulan naskah soal, berjalan sesuai dengan SOP
(Standar Operasional Prosedur) yang berlaku.
Dukungan juga mengalir dari para orang tua
yang turut memberikan semangat dari rumah. Mereka berharap lulusan MIN 5 Asahan
tahun ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau
sekolah menengah favorit dengan bekal nilai yang memuaskan.
Ujian Madrasah di
MIN 5 Asahan dijadwalkan akan berlangsung selama satu minggu. Hasil dari ujian ini
nantinya akan dipadukan dengan nilai rapor dan aspek perilaku untuk menentukan
kelulusan siswa.
Keberhasilan hari pertama ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk menuntaskan ujian-ujian berikutnya dengan hasil ter(baik demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(nm)
Senin, 11 Mei 2026 menjadi momen bagi seluruh siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan. Tepat hari ini, mereka resmi memulai....
Suasana khidmat dan penuh konsentrasi menyelimuti lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Sebanyak...
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...